Pengaruh Aplikasi Ekstrak Bawang Merah sebagai ZPT Alami terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.)
Abstract
Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan komoditas hortikultura penting yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun pertumbuhannya sering terkendala oleh faktor lingkungan dan teknik budidaya. Salah satu upaya untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman adalah melalui penggunaan zat pengatur tumbuh (ZPT) alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak bawang merah sebagai ZPT alami terhadap pertumbuha tanaman cabai rawit.Penelitian dilaksanakan di lahan praktikum Program Studi Sains Pertanian Universitas Nurul Huda selama tiga bulan, yaitu Maret sampai mei 2026. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik observasi, pencatatan data, dan dokumentasi. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang per tanaman. Penggunaan ZPT alami berupa ekstrak bawang merah pada tanaman cabai rawit menunjukkan pengaruh yang lebih dominan terhadap pertambahan tinggi batang dibandingkan dengan perkembangan daun maupun cabang. Tanaman yang diberi perlakuan ekstrak bawang merah mengalami peningkatan pada panjang batang utama, sementara jumlah daun dan percabangan tidak menunjukkan perbedaan. Hal ini mengindikasikan bahwa kandungan auksin dan vitamin B1 dalam ekstrak bawang merah lebih berperan dalam merangsang pemanjangan sel batang, sehingga fokus pertumbuhan vegetatif lebih terarah pada tinggi tanaman dari pada pembentukan daun dan cabang.
