Pengaruh Ekstrak Buah Mengkudu Sebagai POC Terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Rawit (Capsicum Frutescens L.)
Abstract
Cabai rawit adalah salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomis tinggi, namun produktivitasnya masih bisa ditingkatkan melalui pemanfaatan pupuk organik cair yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh ekstrak buah mengkudu (Morinda citrifolia L. ) sebagai pupuk organik cair terhadap pertumbuhan tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L. ). Penelitian laksanakan pada 6 April sampai 30 Juni 2026 di lahan praktik Kampus C Universitas Nurul Huda dengan desain acak lengkap yang mencakup empat perlakuan konsentrasi ekstrak buah mengkudu, yaitu P0, P1, P2, dan P3, yang diulang sebanyak 4 kali. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman cabai rawit sepanjang masa pertumbuhan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan diuji menggunakan analisis varians serta uji beda nyata terkecil pada tingkat signifikan 5 Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ekstrak buah mengkudu memberikan pengaruh positif terhadap pertumbuhan tanaman cabai rawit. Perlakuan P3 menghasilkan rata-rata tinggi tanaman tertinggi, yaitu sebesar 0,615 cm, dibandingkan perlakuan lainnya. Dengan demikian, ekstrak buah mengkudu dapat dijadikan sebagai pupuk organik cair yang meningkatkan pertumbuhan vegetatif cabai rawit secara lebih optimal.
Keywords:
Array, Array, Array, ArrayReferences
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Achmad Muzacky

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.