Analisis Pengaruh Jumlah Lapisan Cat Reflektif Berbasis Aluminium dan Kromium terhadap Perubahan Suhu pada Model Pendinginan Pasif
Abstract
Pemanasan global dan peningkatan suhu lingkungan mendorong pengembangan teknologi pendinginan pasif yang hemat energi, khususnya untuk bangunan di wilayah tropis. Salah satu pendekatan yang berkembang adalah penggunaan cat reflektif termal yang mampu memantulkan radiasi panas sehingga mengurangi penyerapan kalor oleh permukaan bangunan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh jumlah lapisan cat reflektif berbasis aluminium dan kromium terhadap perubahan suhu pada model pendinginan pasif. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan lima variasi jumlah lapisan, yaitu tanpa lapisan (kontrol), satu, dua, tiga, dan empat lapisan. Cat diaplikasikan pada media kaca kemudian diuji menggunakan lampu halogen 300 W sebagai sumber panas selama 60 menit. Pengukuran suhu dilakukan setiap 3 menit menggunakan termometer digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat lapisan cat berbasis aluminium menghasilkan kenaikan suhu terendah sebesar 2,8°C, lebih rendah 0,5°C dibandingkan kontrol (3,3°C), dengan efisiensi refleksi panas sebesar 15,2%. Sementara itu, empat lapisan cat berbasis kromium menghasilkan kenaikan suhu sebesar 1,5°C, lebih rendah 0,8°C dibandingkan kontrol (2,3°C), dengan efisiensi refleksi panas sebesar 34,8%. Hasil ini menunjukkan bahwa jumlah lapisan berpengaruh terhadap kemampuan refleksi panas karena lapisan yang lebih homogen mampu meningkatkan energi radiasi yang dipantulkan dan mengurangi energi yang diserap. Penelitian ini menunjukkan bahwa cat reflektif berbasis aluminium dan kromium berpotensi dikembangkan sebagai material pendinginan pasif yang mendukung efisiensi energi pada bangunan.
Keywords:
Array, Array, Array, Array, Array, ArrayReferences
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Annissa Latifaturrohmah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.