Pengaruh Kombinasi Pupuk MKP dan KNO₃ Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Tanaman Cabai (Capsicum annuum L.)

Authors

  • Deni Ahmad Sunanda Program Studi Sains Pertanian, Universitas Nurul Huda Indonesia Author
  • Wening Tyas Program Studi Sains Pertanian, Universitas Nurul Huda Indonesia Author
  • Febbi Kurniawan Program Studi Sains Pertanian, Universitas Nurul Huda Indonesia Author

Abstract

Produktivitas tanaman cabai besar (Capsicum annuum L.) sangat dipengaruhi oleh ketersediaan unsur hara yang berperan dalam menunjang proses pertumbuhan vegetatif maupun generatif tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian pupuk MKP (Mono Kalium Phosphate) dan KNO₃ (Kalium Nitrat) terhadap pertumbuhan serta hasil produksi tanaman cabai besar. Penelitian dilaksanakan selama 2 bulan, yaitu mulai tanggal 1 April 2026 hingga 3 Juni 2026, bertempat di Desa Tanah Merah, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan dosis pupuk, yaitu P0 (0 g/L), P1 (5 g/L), P2 (10 g/L), dan P3 (15 g/L), dengan tiga kali ulangan. Parameter pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah bunga, tingkat kerontokan bunga, jumlah buah, berat buah, panjang buah, serta diameter buah. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA), kemudian dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5% apabila terdapat pengaruh antarperlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk MKP dan KNO₃ memberikan perbedaan respons terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai besar. Perlakuan P3 dengan dosis 15 g/L menunjukkan hasil terbaik pada sebagian besar parameter pengamatan, dengan rata-rata tinggi tanaman sebesar 42,67 cm, jumlah bunga pada minggu ketiga sebanyak 168 bunga, jumlah buah sebanyak 31 buah, berat total buah sebesar 331,7 g, panjang buah rata-rata 15,83 cm, serta diameter buah rata-rata 2,50 cm. Selain itu, perlakuan P3 juga menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam mempertahankan bunga selama fase generatif dibandingkan perlakuan lainnya. Berdasarkan hasil penelitian, pemberian pupuk MKP dan KNO₃ dengan dosis 15 g/L merupakan perlakuan yang paling optimal dalam mendukung pertumbuhan dan peningkatan hasil tanaman cabai besar.

Keywords:

Array, Array, Array, Array, Array

References

Downloads

Published

2026-07-10