Pembelajaran IPA Berbasis Kearifan Lokal: Etnosains Kerupuk Usek Khas Kendal

Authors

  • Dwi Cahyani Alfiyanti Program Studi Tadris IPA, Universitas Islam Negeri Salatiga Indonesia Author
  • Anggun Zuhaida Program Studi Tadris IPA, Universitas Islam Negeri Salatiga Indonesia Author

Abstract

Pembelajaran IPA yang cenderung bersifat abstrak menyebabkan peserta didik mengalami kesulitan dalam menghubungkan konsep-konsep sains dengan fenomena yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mewujudkan pembelajaran yang kontekstual adalah melalui pendekatan etnosains dengan memanfaatkan kearifan lokal masyarakat sebagai sumber belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep-konsep IPA yang terdapat dalam proses pembuatan Kerupuk Usek khas Kendal serta menganalisis keterkaitannya dengan materi IPA SMP Fase D sebagai sumber pembelajaran berbasis etnosains. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnosains. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan Kerupuk Usek mengandung konsep usaha dan energi, pesawat sederhana, kalor dan perpindahan kalor secara konveksi, radiasi, dan konduksi, serta campuran dan sifat zat. Konsep-konsep tersebut memiliki keterkaitan dengan materi IPA SMP Fase D, khususnya pada materi usaha, energi, dan pesawat sederhana, unsur, senyawa, dan campuran, serta suhu, kalor, dan pemuaian. Dengan demikian, Kerupuk Usek khas Kendal berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran IPA berbasis etnosains yang kontekstual sekaligus mendukung pelestarian kearifan lokal masyarakat.

Keywords:

Array, Array, Array, Array, Array

References

Downloads

Published

2026-07-10