Potensi Penggunaan Pestisida Nabati Berbahan Tembakau Dalam Pengendalian Hama Kutu Kebul Pada Tanaman Terong
Abstract
Tanaman terong (Solanum melongena L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang banyak dibudidayakan, namun produktivitasnya sering menurun akibat serangan hama kutu kebul. Salah satu alternatif pengendalian yang ramah lingkungan adalah penggunaan pestisida nabati berbahan tembakau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi penggunaan pestisida nabati berbahan tembakau dalam mengendalikan hama kutu kebul pada tanaman terong. Penelitian dilaksanakan di lahan praktik kampus B Universitas Nurul Huda, Sukaraja, Buay Madang, Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan. Waktu penelitian dimulai pada bulan Maret 2026 sampai Juni 2026. Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan pendekatan metode deskriptif melalui pengamatan langsung terhadap pertumbuhan tanaman, perkembangan hama, dan hasil produksi tanaman selama masa budidaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pestisida nabati tembakau mampu diindikasi membantu menekan perkembangan kutu kebul sehingga tanaman tetap tumbuh dan berproduksi dengan baik. Tinggi tanaman meningkat dari 12,5 cm pada umur 14 hari setelah tanam menjadi 88,5 cm pada umur 70 hari setelah tanam. Tanaman juga mampu menghasilkan 25 buah terong dengan total berat panen 10,2 kg selama tiga kali pemanenan. Dengan demikian, pestisida nabati berbahan tembakau berpotensi digunakan sebagai alternatif pengendalian kutu kebul yang ramah lingkungan pada budidaya tanaman terong.
Keywords:
Array, Array, Array, Array, ArrayReferences
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dina Tri Utami

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.