Pengaruh Konsentrasi EM4 terhadap Pertumbuhan Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) pada Lahan Bekas Pembakaran Sampah
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi Effective Microorganisms 4 (EM4) terhadap pertumbuhan tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.) pada lahan marginal bekas pembakaran sampah. Penelitian dilaksanakan di Kampus B Universitas Nurul Huda, Desa Sukaraja, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) nonfaktorial dengan empat taraf perlakuan konsentrasi EM4, yaitu 0 ml/L, 10 mL/L, 20 mL/L, dan 30 mL/L. Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga diperoleh 12 satuan percobaan. EM4 digunakan sebagai aktivator dekomposisi pupuk kandang yang diberikan sebagai pupuk dasar untuk meningkatkan aktivitas mikroorganisme dan mempercepat penguraian bahan organik pada lahan marginal. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, dan jumlah daun pada umur 92 hari setelah tanam. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) pada taraf nyata 5% dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) apabila terdapat pengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian EM4 tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun, tetapi berpengaruh nyata terhadap diameter batang. Hasil uji BNJ menunjukkan bahwa perlakuan tanpa EM4 berbeda nyata dengan perlakuan 10 mL/L, tetapi tidak berbeda nyata dengan perlakuan 20 mL/L dan 30 mL/L. Rata-rata diameter batang tertinggi diperoleh pada perlakuan tanpa EM4 sebesar 7,79 mm. Dengan demikian, pemberian EM4 hingga konsentrasi 30 mL/L belum mampu meningkatkan pertumbuhan vegetatif tanaman cabai rawit pada lahan marginal.
Keywords:
Array, Array, Array, Array, ArrayReferences
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Irma Lestari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.