Kajian Etnosains: Rekonstruksi Pengetahuan Lokal Tradisi Pengasapan Ikan Laut Masyarakat Paciran ke dalam Konsep Sains Ilmiah

Authors

  • Mellyana Kusuma Wardani Universitas Islam Negeri Salatiga Indonesia Author
  • Anggun Zuhaida Universitas Islam Negeri Salatiga Indonesia Author

Abstract

Tradisi pengasapan ikan laut merupakan salah satu kearifan lokal masyarakat pesisir Paciran, Kabupaten Lamongan, yang diwariskan secara turun-temurun sebagai metode pengawetan hasil perikanan. Praktik ini tidak hanya memiliki nilai budaya dan ekonomi, tetapi juga mengandung pengetahuan lokal yang berkaitan dengan konsep sains. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengetahuan asli masyarakat dalam tradisi pengasapan ikan laut, merekonstruksinya ke dalam konsep sains ilmiah, serta menganalisis relevansinya terhadap pembelajaran IPA dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnosains. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memiliki pengetahuan lokal mengenai pemberian garam sebagai pengawet alami, penggunaan janggel jagung sebagai bahan bakar, pengaturan intensitas api, penentuan tingkat kematangan ikan, penyimpanan ikan asap, dan pemanfaatan abu pembakaran sebagai pupuk. Pengetahuan tersebut dapat direkonstruksi ke dalam konsep osmosis, perpindahan kalor, reaksi pembakaran, denaturasi protein, mikrobiologi pangan, dan daur materi. Tradisi pengasapan ikan laut berpotensi menjadi sumber pembelajaran IPA berbasis etnosains yang kontekstual serta mendukung pencapaian SDGs.

Keywords:

Array, Array, Array, Array, Array

References

Downloads

Published

2026-07-10