Uji Efektifitas Bioinsektisida Ekstrak Daun Pepaya dalam Pengendalikan Hama Kutu Daun (Aphis Gossypii) Pada Tanaman Cabai Rawit (Capsicum Frutescens L.)
Abstract
Cabai rawit (Capsicum frutescens L. ) adalah salah satu komoditas hortikultura penting yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi, namun sering kali mengalami penurunan hasil akibat serangan dari hama kutu daun (Aphis gossypii). Penggunaan insektisida sintesis yang dilakukan secara terus-menerus dapat menimbulkan efek buruk pada lingkungan serta kesehatan manusia. Sehubungan dengan hal tersebut, diperlukan metode yang lebih ramah lingkungan dengan memanfaatkan bioinsektisida nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat efektivitas ekstrak daun pepaya sebagai bioinsektisida dalam mengendalikan hama kutu daun pada tanaman cabai rawit. Penelitian ini dimulai pada tanggal 31 maret 2026 sampai tanggal 20 juni 2026 dan dilakukan di lahan praktik Kampus C Universitas Nurul Huda, terletak di Desa Tanah Merah, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan. Metodologi yang diterapkan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan, yaitu P0 (kontrol), P1 (100ml ekstrak daun pepaya), P2 (200ml ekstrak daun pepaya), dan P3 (300ml ekstrak daun pepaya). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P3 membawa hasil terbaik dengan mortaliatas kutu daun mencapai 83,67% dan intensitas serangan hanya 18%. Di sisi lain, perlakuan kontrol hanya menghasilkan mortalitas sebesar 11% dengan intensitas serangan mendekati 78%. Pengamatan ini menunjukkan bahwa ekstrak daun pepaya memiliki potensi sebagai bioinsektisida yang ramah lingkungan untuk pengendalian hama kutu daun pada tanaman cabai rawit.
Keywords:
Array, Array, Array, Array, ArrayReferences
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ghofar Ismail

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.