Pengaruh Media Pembawa Mikoriza melalui Metode Seed Coating terhadap Pertumbuhan dan Ketahanan Tanaman Jagung (Zea mays L.) terhadap Penyakit Bulai

Authors

  • Cyntia Febriani Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur Indonesia Author

Abstract

Penyakit bulai Peronosclerospora sp merupakan kendala utama budidaya jagung yang dapat memicu kegagalan panen total. Pengendalian menggunakan Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) secara konvensional terkendala oleh tingginya dosis inokulum tanah yang dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas metode seed coating menggunakan variasi media pembawa dan dosisnya dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman, menginduksi ketahanan terhadap penyakit bulai, serta meninjau efisiensi kolonisasi perakarannya. Penelitian dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang menguji dua faktor: jenis media pembawa (Zeolit dan Kompos) dan dosis (0,2 g/benih dan 0,3 g/benih), serta dibandingkan dengan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara statistik kombinasi perlakuan seed coating mikoriza memberikan pengaruh yang tidak berbeda nyata pada parameter pertumbuhan vegetatif, biomassa akar, dan keparahan penyakit bulai antar-kombinasi perlakuan. Namun uji lanjut terhadap kontrol negatif menunjukkan peningkatan pertumbuhan yang signifikan. Formulasi P1M1 (Zeolit + Dosis 0,2 g/benih) menunjukkan kecenderungan tinggi tanaman tertinggi (157,33 cm) pada umur 35 HST. Perlakuan P1M1 juga paling efektif menekan epidemi bulai dengan menahan kejadian penyakit di angka 50% serta menghasilkan keparahan terendah sebesar 38,01% pada 21 HSI. Aplikasi seed coating pada perlakuan P2M2 mampu menghasilkan persentase kolonisasi akar mencapai 86,67% yang setara dengan metode sebar tanah konvensional dosis standar yaitu 10 g/tanaman. 

 

Keywords:

Array, Array, Array, Array, Array

References

Downloads

Published

2026-07-10