Analisis Kerentanan Jaringan Lokal terhadap Serangan MitM Menggunakan Metode ARP Poisoning pada Kali Linux

Authors

  • Siska Mayang Sari Prodi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nurul Huda Indonesia Author
  • Dita Ramadani Prodi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nurul Huda Indonesia Author
  • Niken Hesti Damayanti Prodi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nurul Huda Indonesia Author
  • Vika Emilia Prodi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nurul Huda Indonesia Author
  • Nirma Prodi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nurul Huda Indonesia Author
  • Annisa Nur Azizah Prodi Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nurul Huda Indonesia Author

Abstract

Keamanan jaringan lokal (Local Area Network/LAN) menjadi perhatian kritis seiring meningkatnya ancaman siber dari dalam segmen jaringan itu sendiri. Salah satu vektor serangan paling signifikan adalah serangan Man-in-the-Middle (MitM) yang mengeksploitasi kelemahan mendasar protokol Address Resolution Protocol (ARP). ARP tidak memiliki mekanisme autentikasi bawaan, sehingga rentan terhadap teknik ARP Poisoning, yakni manipulasi tabel ARP pada perangkat korban guna mengalihkan seluruh lalu lintas jaringan melalui perangkat penyerang.Penelitian ini menganalisis dan mendokumentasikan secara empiris kerentanan jaringan lokal terhadap serangan MitM menggunakan metode ARP Poisoning yang dieksekusi pada platform Kali Linux. Pengujian dilakukan menggunakan Bettercap dan Ettercap sebagai alat eksploitasi, serta Wireshark sebagai penganalisis paket. Hasil pengujian membuktikan bahwa serangan ARP Poisoning berhasil memanipulasi tabel ARP pada host target, sehingga seluruh lalu lintas jaringan dapat diintersepsi secara diam-diam oleh perangkat penyerang. Analisis lalu lintas jaringan mengidentifikasi kredensial autentikasi plaintext yang dikirim melalui protokol HTTP tanpa enkripsi, membuktikan eksposur data sensitif secara penuh. Degradasi Quality of Service (QoS) berupa packet loss signifikan juga tercatat selama serangan aktif.Penelitian ini menyimpulkan bahwa jaringan lokal tanpa proteksi ARP sangat rentan terhadap eksfiltrasi data sensitif. Adapun penelitian ini memiliki keterbatasan, yakni pengujian hanya dilakukan pada jaringan berbasis IPv4 dalam skenario lingkungan laboratorium terkontrol, sehingga generalisasi hasil perlu mempertimbangkan kondisi jaringan nyata yang lebih kompleks. Sebagai penutup, penelitian ini merumuskan rekomendasi mitigasi praktis berbasis Dynamic ARP Inspection, HTTPS/TLS, segmentasi VLAN, serta static ARP entry

Keywords:

Array, Array, Array, Array, Array, Array

References

Downloads

Published

2026-07-10