Analisis Manfaat Mahasiswa dalam Menggunakan Object Oriented Programming (OOP)
Abstract
Object Oriented Programming (OOP) merupakan paradigma pemrograman fundamental yang wajib dikuasai mahasiswa Informatika sebagai calon profesional di bidang pengembangan perangkat lunak. Namun, persepsi mahasiswa terhadap manfaat dan kemudahan OOP di lingkungan pendidikan tinggi belum banyak dikaji secara empiris, khususnya menggunakan kerangka Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian ini bertujuan menganalisis manfaat dan kemudahan yang dirasakan mahasiswa Informatika Universitas Nurul Huda dalam menggunakan OOP pada mata kuliah pemrograman. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan instrumen kuesioner berskala Likert lima tingkat yang disebarkan kepada 28 mahasiswa semester 6 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan menghitung rata-rata dan distribusi persentase jawaban responden. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata dimensi manfaat OOP sebesar 3,79 dan dimensi kemudahan OOP sebesar 3,94, dengan rata-rata keseluruhan 3,86 yang keduanya berada pada kategori tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap OOP, meskipun masih terdapat kesenjangan pada aspek pemahaman konseptual manfaat OOP dan kecukupan metode pembelajaran. Penelitian ini merekomendasikan adopsi pendekatan pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan pemahaman OOP secara menyeluruh
Keywords:
Array, Array, ArrayReferences
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ira Rosita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.